Edukasi Peduli Lingkungan melalui Kegiatan Menanam pada Kelas Alam Taman Literasi Kota Bima

Authors

  • Muh Zulkarnain_ Universitas Muhammadiyah Bima

DOI:

https://doi.org/10.71301/jp3m.v3i2.267

Keywords:

Pendidikan Lingkungan, Kegiatan Menanam, Kelas Alam, Pendidikan Nonformal

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi lingkungan serta membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan dasar menanam melalui Program Kelas Alam Taman Literasi Kota Bima. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari di Bumi Perkemahan Gasuk, Kelurahan Kodo, Kota Bima, dengan melibatkan 35 anak jenjang sekolah dasar dan 15 anggota Taman Literasi Kota Bima. Pendekatan yang digunakan bersifat edukatif dan partisipatif melalui lapak baca bertema lingkungan, pemaparan materi, diskusi, demonstrasi, dan praktik menanam. Bibit yang digunakan meliputi mangga, rambutan, jati, dan mahoni yang diperoleh melalui kerja sama dengan instansi lingkungan hidup dan kehutanan. Ketercapaian kegiatan dinilai melalui observasi, tanya jawab, dokumentasi, dan catatan lapangan menggunakan skor ordinal deskriptif 1 sampai 4. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aspek pengetahuan dan keterampilan memperoleh skor 3 atau kategori baik. Aspek partisipasi, kapasitas komunitas, dan kemitraan memperoleh skor 4 atau kategori sangat baik, sedangkan keberlanjutan memperoleh skor 2 atau kategori cukup. Peserta mampu menjelaskan manfaat dan kebutuhan dasar tanaman serta melakukan tahapan menanam dengan arahan relawan. Kegiatan ini menghasilkan capaian jangka pendek berupa pemahaman dasar dan keterampilan menanam yang teramati, partisipasi aktif peserta, serta bertambahnya pengalaman komunitas dalam menyelenggarakan edukasi lingkungan. Perawatan dan pemantauan pertumbuhan bibit masih memerlukan tindak lanjut secara terstruktur.

 

Downloads

Published

2026-07-24

How to Cite

Zulkarnain_, M. (2026). Edukasi Peduli Lingkungan melalui Kegiatan Menanam pada Kelas Alam Taman Literasi Kota Bima. Jurnal Penelitian, Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 172-181. https://doi.org/10.71301/jp3m.v3i2.267