Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat https://yayasanassyifa.com/rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jp3m <p><strong>Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)</strong> adalah jurnal nasional yang memuat hasil-hasil kegiatan penelitian, pengabdian dan pemberdayaan yang berbasis sosial kemasyarakatan, berupa penerapan diberbagai bidang ilmu diantaranya Pendidikan, agama, sosial humaniora, pertanian dan Kesehatan, dan juga artikel hasil laporan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang berbasis sosial, budaya dan keagamaan. <strong> </strong><strong>JP3M </strong>terbit dua kali dalam setahun pada bulan <strong>Januari dan Juli.</strong></p> Yayasan Assyifa Assyaka en-US Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 3047-4027 Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Berbasis Artificial Intelligence secara Etis bagi Calon Guru di Era Transformasi Digital https://yayasanassyifa.com/rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jp3m/article/view/261 <p><em>Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan memberikan peluang sekaligus tantangan bagi calon guru dalam meningkatkan kompetensi akademik, khususnya kemampuan menulis artikel ilmiah secara etis. Permasalahan yang ditemukan pada mahasiswa calon guru adalah rendahnya pengalaman publikasi ilmiah, keterbatasan pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan akademik, serta kurangnya pemahaman mengenai etika penggunaan AI dalam proses penulisan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi calon guru dalam menulis artikel ilmiah berbasis AI secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan praktik, dan evaluasi. Evaluasi keberhasilan dilakukan menggunakan pre-test, post-test, observasi, angket respons, dan penilaian produk artikel ilmiah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penulisan artikel ilmiah dan literasi AI, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 53,75 meningkat menjadi 87 pada post-test. Selain itu, 85% peserta mampu menghasilkan draft artikel ilmiah dan 90% peserta menunjukkan pemahaman terhadap prinsip penggunaan AI secara etis. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pelatihan penulisan artikel ilmiah dapat meningkatkan keterampilan akademik calon guru apabila didukung dengan literasi digital dan kesadaran terhadap integritas akademik. Program ini diharapkan dapat menjadi model penguatan budaya publikasi ilmiah bagi calon guru di era transformasi digital.</em></p> Eka Putri Saptari Wulan Sarah Nasution Dairi Sapta Rindu Simanjuntak Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 2026-07-15 2026-07-15 3 2 117 126 10.71301/jp3m.v3i2.261 Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Melalui Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi di Desa Ntonggu https://yayasanassyifa.com/rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jp3m/article/view/253 <p>Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut masyarakat untuk memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi secara optimal dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih terdapat kesenjangan literasi digital di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Ntonggu, yang disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman masyarakat dalam penggunaan teknologi informasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan teknologi informasi yang bersifat edukatif dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik langsung, serta pendampingan penggunaan perangkat teknologi seperti smartphone dan aplikasi digital yang mendukung aktivitas pendidikan, ekonomi, dan administrasi desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi informasi secara bijak dan produktif, terutama dalam mengakses informasi, komunikasi digital, serta pemanfaatan layanan berbasis daring. Pelatihan ini juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan digital dan etika dalam penggunaan teknologi. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mendukung pembangunan desa berbasis teknologi informasi secara berkelanjutan.</p> <p>&nbsp;</p> Fathurrahman Fathurrahman Fathir Fathir Siti Mutmainah Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 2026-07-15 2026-07-15 3 2 127 134 10.71301/jp3m.v3i2.253 Kepemimpinan Persuasif Berbasis Adab Islam dalam Mitigasi Perundungan di MA Darul Huda https://yayasanassyifa.com/rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jp3m/article/view/262 <p><em>Bullying di lingkungan pendidikan Islam berbasis pesantren masih menjadi persoalan nyata, dengan Jawa Timur mencatat kasus perundungan tertinggi secara nasional pada 2024 dan ratusan kasus tercatat di madrasah maupun pesantren. Di MA Darul Huda Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, penanganan bullying sebelumnya bertumpu pada kepemimpinan persuasif dan nilai adab Islam yang dipraktikkan secara individual oleh kepala madrasah, belum menjadi kompetensi bersama seluruh warga madrasah. Kegiatan pengabdian ini menyistematisasi praktik tersebut lewat pelatihan kepemimpinan persuasif, pendampingan penyusunan panduan pembinaan karakter berbasis adab Islam, dan pembentukan mekanisme penanganan bullying berbasis pendekatan restoratif yang melibatkan guru bimbingan konseling, guru pendidikan agama Islam, wali asrama, dan pengurus pesantren. Metode pelaksanaan mencakup asesmen awal, pelatihan bertahap, pendampingan, dan evaluasi pascakegiatan, dengan ketercapaian diukur lewat kuesioner pretest-posttest serta wawancara dan observasi lapangan. Skor pemahaman dan efikasi diri peserta meningkat, penanganan kasus bergeser dari jalur hukuman ke mediasi restoratif, dan pendekatan ini terbukti sesuai dengan nilai serta kebiasaan yang sudah dianut warga madrasah. Keberlanjutannya tetap bergantung pada penguatan berkala setelah pendampingan selesai. Model ini berpotensi direplikasi ke madrasah berbasis pesantren lain yang menghadapi persoalan serupa, sekaligus menjadi rujukan kebijakan pencegahan bullying berbasis nilai keislaman di tingkat kabupaten.</em></p> Saida Munawaroh Zulfan Syahansyah Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 2026-07-15 2026-07-15 3 2 135 142 10.71301/jp3m.v3i2.262 Pengaruh Gizi Anak Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SDN 41 Sangkir Lubuk Basung Kabupaten Agam https://yayasanassyifa.com/rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jp3m/article/view/263 <p>Status gizi memainkan peran penting dalam kemampuan dan prestasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap prestasi belajar siswa di&nbsp; SD&nbsp; Negeri&nbsp; 41&nbsp; Sangkir&nbsp; Lubuk&nbsp; Basung&nbsp; Kabupaten&nbsp; Agam. saya menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas IV–VI yang berjumlah 78 orang, dengan sampel 65 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) untuk menentukan kategori IMT-for-Age sesuai standar Kemenkes RI, serta dokumentasi nilai rapor sebagai indikator prestasi belajar. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan uji regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara status gizi berdasarkan IMT dengan prestasi belajar siswa (r = 0,624; p &lt; 0,05). Siswa dengan status gizi baik memiliki rata-rata nilai rapor 79,6, jauh lebih tinggi dibandingkan siswa dengan status gizi kurang (68,3) dan gizi buruk (61,7). Temuan ini menegaskan bahwa status gizi yang baik merupakan prasyarat penting bagi optimalisasi prestasi belajar siswa sekolah dasar. Diperlukan program intervensi gizi berbasis sekolah yang terencana dan berkesinambungan untuk meningkatkan status gizi sekaligus prestasi akademik siswa.</p> Maisi Erlin Tifah Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 2026-07-15 2026-07-15 3 2 143 153 10.71301/jp3m.v3i2.263 Pengenalan Makanan Sehat Sejak Dini melalui Metode Bermain dan Media Interaktif https://yayasanassyifa.com/rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jp3m/article/view/266 <p><em>Pengenalan makanan sehat sejak usia dini merupakan langkah penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat dan mencegah masalah gizi di kemudian hari. Anak usia dini berada pada masa perkembangan pesat yang sangat memengaruhi kesehatan fisik dan mental mereka pada tahap kehidupan berikutnya. Di tengah tingginya konsumsi makanan cepat saji dan rendahnya literasi gizi pada anak maupun orang tua, diperlukan pendekatan edukatif yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan edukasi gizi di TK Tana'o Sama, Kota Bima, melalui metode bermain dan media interaktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus; data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aktivitas menyanyikan lagu bertema gizi dan mewarnai gambar makanan sehat mampu meningkatkan pemahaman dan partisipasi anak, serta mendorong perubahan perilaku berupa peningkatan kebiasaan membawa bekal sehat. Guru berperan penting sebagai fasilitator dan teladan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi gizi berbasis bermain efektif diterapkan pada jenjang PAUD sebagai strategi awal pembentukan kesadaran gizi anak serta layak direplikasi oleh lembaga PAUD lain.</em></p> Aris Iwansyah Intan Zumra Fatiah Fatiah Nurfia Nurfia Sri Rejki Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 2026-07-24 2026-07-24 3 2 154 162 10.71301/jp3m.v3i2.266 Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Sayuran Hidroponik Skala Rumah Tangga di Kelurahan Sadia Kota Bima https://yayasanassyifa.com/rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jp3m/article/view/264 <p><em>Ketahanan pangan rumah tangga menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat perkotaan akibat keterbatasan lahan dan meningkatnya harga bahan pangan. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah budidaya sayuran menggunakan sistem hidroponik yang tidak memerlukan lahan luas, hemat air, dan menghasilkan produk yang berkualitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membudidayakan sayuran hidroponik skala rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan, demonstrasi pembuatan instalasi hidroponik sistem wick, praktik penyemaian, penanaman, pemeliharaan, serta pendampingan selama satu bulan. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang yang terdiri atas ibu rumah tangga, kader PKK, dan pemuda. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest dan observasi keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 58,4 menjadi 87,9 serta peningkatan keterampilan dalam merakit instalasi hidroponik dan mengelola nutrisi tanaman. Sebanyak 90% peserta berhasil membuat instalasi hidroponik sederhana dan menanam sayuran secara mandiri di rumah. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang usaha berbasis pertanian perkotaan</em><em>.</em></p> Abbassyakhrin Abbassyakhrin Erni Suryani Ariyansyah Ariyansyah Irma Rubianti Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 2026-07-24 2026-07-24 3 2 163 171 10.71301/jp3m.v3i2.264 Edukasi Peduli Lingkungan melalui Kegiatan Menanam pada Kelas Alam Taman Literasi Kota Bima https://yayasanassyifa.com/rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jp3m/article/view/267 <p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi lingkungan serta membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan dasar menanam melalui Program Kelas Alam Taman Literasi Kota Bima. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari di Bumi Perkemahan Gasuk, Kelurahan Kodo, Kota Bima, dengan melibatkan 35 anak jenjang sekolah dasar dan 15 anggota Taman Literasi Kota Bima. Pendekatan yang digunakan bersifat edukatif dan partisipatif melalui lapak baca bertema lingkungan, pemaparan materi, diskusi, demonstrasi, dan praktik menanam. Bibit yang digunakan meliputi mangga, rambutan, jati, dan mahoni yang diperoleh melalui kerja sama dengan instansi lingkungan hidup dan kehutanan. Ketercapaian kegiatan dinilai melalui observasi, tanya jawab, dokumentasi, dan catatan lapangan menggunakan skor ordinal deskriptif 1 sampai 4. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aspek pengetahuan dan keterampilan memperoleh skor 3 atau kategori baik. Aspek partisipasi, kapasitas komunitas, dan kemitraan memperoleh skor 4 atau kategori sangat baik, sedangkan keberlanjutan memperoleh skor 2 atau kategori cukup. Peserta mampu menjelaskan manfaat dan kebutuhan dasar tanaman serta melakukan tahapan menanam dengan arahan relawan. Kegiatan ini menghasilkan capaian jangka pendek berupa pemahaman dasar dan keterampilan menanam yang teramati, partisipasi aktif peserta, serta bertambahnya pengalaman komunitas dalam menyelenggarakan edukasi lingkungan. Perawatan dan pemantauan pertumbuhan bibit masih memerlukan tindak lanjut secara terstruktur.</em></p> <p> </p> Muh Zulkarnain_ Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 2026-07-24 2026-07-24 3 2 172 181 10.71301/jp3m.v3i2.267 Penguatan Fungsi Manajemen Pendidikan melalui Pendampingan Partisipatif di Madrasah Diniyah Nur Iman https://yayasanassyifa.com/rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jp3m/article/view/269 <p><em>Madrasah Diniyah Nur Iman di Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, menghadapi persoalan manajemen kelembagaan yang masih dijalankan secara informal dan bergantung pada figur sentral, tanpa dokumen perencanaan, struktur organisasi, administrasi, maupun instrumen evaluasi yang tertata, meskipun memiliki modal sosial tinggi berupa kepercayaan masyarakat dan komitmen 13 ustaz serta ustazah dalam membina 95 santri. Kegiatan pengabdian ini menerapkan pendampingan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, penguatan kapasitas, pendampingan praktik, serta monitoring dan evaluasi, dengan alat ukur berupa pre-test dan post-test pemahaman manajemen, lembar observasi terstruktur, wawancara mendalam, dan observasi partisipan. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya dokumen perencanaan, struktur organisasi, administrasi, dan instrumen evaluasi baku, disertai pergeseran sikap dan budaya kerja pengelola menuju tata kelola yang lebih sistematis dan kolaboratif, meskipun nilai tambah pada ranah ekonomi masih bersifat potensial dan keberlanjutannya bergantung pada pelembagaan kebiasaan baru setelah pendampingan berakhir. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan empat fungsi manajemen pendidikan melalui pendekatan partisipatif dapat menjadi model realistis bagi penguatan tata kelola madrasah diniyah lain yang menghadapi keterbatasan sumber daya serupa.</em></p> Zainal Mustofa Muhammad Husni Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 2026-07-25 2026-07-25 3 2 182 192 10.71301/jp3m.v3i2.269